Senin, 03 Desember 2012

PANDANGAN KOGNITIF

Pandangan Kognitif dan Pendekatan Perilaku
            Pandangan Kognitif
                Pada Pandangan kognitif, dalam mengkaji konsumen lebih difokuskan pada apa yang dipikirkan oleh konsumen. Beberapa pendekatan kognitif mencoba menerapkan teori kognitif dalam menjelaskan perilaku nyata. Beberapa ahli perilaku memandang kejadian kognitif sebagai perilaku samar yang harus diteliti dengan cara yang sama seperti pada perilaku nyata. Ahli perilaku lainnya melihat kejadian kognitif tidak lebih dari sekedar kata yang mungkin berguna untuk tujuan komunikasi tetapi kurang berguna sebagai suatu penjelasan ilmiah. Pandangan kognitif (cognitive view) didasarkan pada riset tentang topik seperti pemrosesan informasi dan ilmu kognitif yang sedang berjalan.
Pendekatan perilaku
Pendekatan perilaku (behavior approach) didasarkan pada suatu pandangan yang sedang berlaku saat  ini yang disebut “ analisis perilaku terapan”. Pendekatan perilaku lebih menekankan pada perilaku nyata apa yang dilakukannya, yaitu perilaku yang dapat diamati langsung dan diukur.
Secara umum terdapat dua manfaat dari pendekatan perilaku konsumen, yaitu untuk mengembangkan dan mengevaluasi strategi pemasaran. Pendekatan perilaku konsumen dapat digunakan untuk mengembangkan strategi dalam rangka mempengaruhi kemungkinan pembelian tanpa mengubah sikap pra pembelian, misalnya mengembangkan promosi yang dapat meningkatkan akses informasi. Pengembangan strategi tersebut harus memperhatikan tahapan perilaku dalam proses pembelian. Terkait dengan evaluasi strategi pemasaran, pendekatan perilaku dapat digunakan untuk mengkaji kefektifan promosi penjualan, yaitu dengan mempelajari dampak promosi terhadap perilaku konsumen. Oleh karena itu, harus didukung pengetahuan tentang jenis dan bentuk promosi.
Ada beberapa perbedaan antara pandangan kognitif dan pendekatan perilaku dilihat dari segi:
a)            Perbedaan posisi dan asumsi
b)            Pendekatan riset dan praktis
c)            Pandangan pemasaran
a)            Perbedaan posisi dan asumsi
Pandangan kognitif memungkinkan masuknya faktor teori atau mental yang diukur secara tidak langsung melalui apa yang disebut laporan verbal. Sedangkan, pandangan perilaku biasanya cenderung meneliti perilaku yang dapat diukur langsung. Perbedaan utama antara kedua pandangan terletak pada penyebab terjadinya perilaku. Beberapa ahli perilaku mempertahankan pengontrolan perilaku oleh lingkungan, sementara ahli kognitif bersikukuh dengan control individu atas perilaku mereka melalui proses mental yang dilibatkan dalam pemrosesan kognitif dan pengambilan keputusan. Perbedaan umum antara posisi dan asumsi dilihat dalam tabel berikut.
Perbandingan Posisi dan Asumsi
Posisi dan Asumsi
Pendekatan Perilaku
Pendekatan Kognitif
Pandangan tentang konsep

Peran Lingkungan


Peran faktor kognitif


Pandangan tentang kebebasan
Berdasarkan pengamatan, secara fisik

Variabel pengontrol dominan


Semata-mata sebagai perantara

Semua perilaku dikontrol oleh faktor lingkungan
Secara teoritis, mental


Salah satu pengaruh diantara yang lainnya

Variabel control utama


Manusia memiliki otonomi, pusat tindakan yang independen


Tidak ada komentar:

Posting Komentar